Hasil Pendapatan Objek Wisata Pantai Kerangmas Capai 20 Juta Perhari

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1. Com) Wakil ketua pelaksana kegiatan Gebyar Wisata Mudik 2019 mengatakan terselenggaranya acara ini berkat dukungan Pemkab, Dinas Pariwisata dan seponsor perusahaan seperti Indosat dan Teh Pucuk yang sudah memberikan dukungan dan bantuan sekaligus berkerjasama dengan pengelola Objek Wisata Pantai Kerangmas. Sabtu (08/06/2019).

Gebyar Wisata Mudik 2019 dan Festival Layang layang yang bertempat di Objek Wisata Pantai Kerangmas tepatnya di Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, dalam acara tersebut disambut gembira oleh para pengunjung.

Wakil ketua pelaksana Gebyar Wisata Mudik 2019 sekaligus pengurus Objek Wisata Pantai Kerangmas Tarmidi menjelaskan terselenggaranya acara ini berkat dukungan dan pendanaan dari tiket masuk para pengunjung, dukungan dari seponsor seperti perusahaan Indosat, Teh Pucuk, pedagang ,Dinas Pariwisata dan pemkab Lampung Timur.

Lanjutnya Penghasilan Objek Wisata Pantai Kerangmas di hari besar seperti Lebaran, penghasilanya meningkat mencapai 15 sampai 20 juta perharinya. untuk biaya masuk perorang 10 ribu kalau mobil juga sama, kita menghitung orang, tetapi masih ada kebijakan kalau untuk mobil dari pengelola Objek Wisata Pantai Kerangamas tidak harus 10 ribu walaupun di karcisnya sudah ditetapkan. “ucapnya saat memberikan keterangan pada bumi1. com di lokasi.

Untuk jumlah pengunjung berkisar 3000 pengunjung kurang lebihnya karena terlihat padat di lokasi tepi pantai dan tempat saung, tempat makanan yang di jajakan oleh para pedagang, “untuk kendala, mayoritas para pengunjung mengeluhkan akses jalan yang sudah rusak dan jembatanya cuman 1 karena itu untuk pintu keluar masuk pengunjung, walaupun sudah di bikin jembatan manual tetapi kurang efektif untuk pengguna jalan masih terjadi kemacetan karena belum maksimal.

Ia berharap pada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur agar secepatnya di perbaiki jalan akses menuju Objek Wisata Pantai Kerangmas dan kios kios pedagang supaya ditata rapi di bikinkan los seperti ruko ruko gitu, “pungkasnya. (Erwan/red)