Soleh Pekerja Ukir Kayu, Merantau Di Lampung Sudah 7 Tahun

1026 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1. Com) Soleh pekerja ukir kayu seperti ukir kursi,meja, tempat tidur, dipan dan yang lainya. Ia sudah 7 tahun menggeluti bidang seni ukir dan sering merantau di Lampung tepatnya di Desa Karang Anyar Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, Minggu (13/05/2019).

Pekerja ukir kayu dari Jepara Bumi Kartini Jawa Tengah, Soleh beberkan selama ia bekerja di Lampung hasilnya sangat lumayan ketimbang jadi pekerja ukir di jawa, ” kalau hasil upah di jawa kushusnya di Jepara sudah minim dari segi upanya karena sudah terlalu banyak jadi tukang ukir dan sempitnya lapangan pekerjaan untuk menjadi pengrajin ukir.

Soleh pekerja ukir kayu dari Jawa Tengah menjelaskan menjadi pekerja ukir di Lampung, hasil omset kerja perharinya sangat lumayan tergantung males gak cara kerjanya, kalau gesit ya hasil upahnya sebagai tukang ukir kayu juga lumanya intinya kalau untuk kebutuhan keluarga sudah lebih,”ucapnya saat di temui bumi1. com di tempat ia bekerja.

“Sistem pekerja ukir kayu itu, borongan satu set sekian tergantung banyak yang di ukir atau tidak, untuk biaya dalam satu set seperti tempat tidur dan kursi upahnya masih setandar layaknya pekerja.

Selain itu, ia berpesan pada masyarakat, agar masyarakat bisa belajar mengukir dan perlu diperluas untuk lapangan kerja supaya tidak banyak pengangguran,

Kalau upah pekerja ukir di Jawa upahnya masih minim karena di Jawa Tengah tempatnya orang ukir kayu maka saya harus Putar otak supaya mendapatkan nilai tambah penghasilan dengan cara merantau ke Lampung bersama istriku, istriku juga seorang pengukir kayu sekarang dia kerja ngukir kayu di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur.

Kalau dilihat di Lampung ini masyarakat sudah mulai suka dengan seni ukir kayu, makanya rata rata pekerja ukir di Lampung hampir mayoritas dari Jepara Jawa Tengah karena tempatnya seniman ukir kayu,”pungkasnya. (Erwan/red)