Dua Sepesialis Pembobol Rumdis Ditangkap

102 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Dua orang remaja yang diduga mencuri di sebuah rumah dinas LP di Jl. Ir. H. Juanda Kelurahan Kuripan Kecamatan Kota Agung Tanggamus berhasil ditangkap jajaran kepolisian. kamis (10/01/2019).

Berdasarkan laporan Polisi nomor LP:B/05/I/2019/LPG/RES tgms/sek agung tgl 07 januari 2019. Korban atas nama Tri Juniadi, usia (33) tahun, sebagai pegawai LP telah melaporkan tindak pidana pencurian yang terjadi di rumahnya.

Atas dasar laporan tersebut jajaran kepolisian menangkap Dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian,

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas bersama Team tekan 308 Polsek Kota Agung pada Rabu 09 Januari 2019 sekira pukul 01.00 Wib telah membekuk Dua Remaja yang diduga pelaku pencurian.

Kedua remaja yang diduga kuat sebagai pencuri tersebut merupakan warga Kelurahan Baros kecamatan Kota Agung Tanggamus. berinisial RWS (19) tahun bersama rekannya yang masih pelajar berinisial ER (14) tahun.

“Kronologis kejadian pada 7 Januari 2019, sekira jam 03.00 Wib para pelaku masuk kerumah korban dengan cara mencongkel pintu samping rumah menggunakan obeng. Setelah pintu rumah korban terbuka kemudian pelaku masuk dan mengacak rumah korban lalu mengambil uang tunai sebesar Rp.500 ribu yang diletakan dilaci meja, Satu buah box musik warna putih dan 2 kotak korek gas.”atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.1.000.000 (Satu Juta Rupiah),”tegasnya.

Berdasarkan hasil pengembangan salah seorang tersangka berinisial RWS juga pernah melakukan pencurian di rumah dinas Kepala Rutan Kota Agung.

“Dari hasil pengembangan bahwa pelaku RWS ini juga pernah melakukan pencurian di rumah dinas Kepala Rutan kota agung, bersama dengan temannya berinisial IV. Keduanya telah mengambil Satu unit televisi LED 32 inc merk Samsung warna hitam, Satu buah DVD player merk Tanaka warna hitam, Satu buah kamera merk go pro, dan stapol warna biru putih,

Untuk saat ini pelaku beserta barang buktinya (BB) telah diamankan di Polsek kota agung guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya yang melanggar hukum, (Red)