Kartu Kusuka Belom Di Sosialisasikan Nelayan Lampung Timur

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Warga nelayan Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur Provinsi Lampung selama ini belum tahui Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan atau Kusuka yang diluncurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI pada tahun 2017. Selasa (16/10/2018)

“Sepertinya belum pernah di sosialisakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur tentang kartu Kusuka. Sehingga nelayan di Kecamatan Labuhan Maringgai belum tahu kartu Kusuka,

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lampung Timur Bayu Witara menjelaskan nelayan Kecamatan Labuhan Maringgai, taunya kartu nelayan saja, seperti Kartu Asuransi dan Kartu nelayan yang diberikan ke nelayan pada tahun 2016 dan sudah banyak nelayan yang memilikinya.

Selanjutnya, terkait kartu Kusuka nelayan tidak tau sama sekali karena belum ada, adanya sosialisasi tentang Kartu Kusuka dari Pemerintah Daerah maupun Pusat di nelayan Labuhan Maringgai, cuman itu yang ia tau.”Ucapnya.

Bayu Witara berharap keplada Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat agar mensosialisasikan program-program nelayan seperti Kartu Kusuka tersebut, biar para nelayan Lampung Timur tau.

“Kartu seperti ini harus cepat di sosialisasikan pada para nelayan di Kecamatan Labuhan Maringgai, selain itu, Kartu Kusaka sangat diharapkan oleh para nelayan kalau sudah tau,”Pungkasnya.

Sebelumnya Kementerian kelautan dan perikanan dalam rangka pemberdayaan pelaku usaha, peningkatan kesejahteraan serta menciptakan efektivitas dan efisiensi program Pemerintah dan pendataan kepada pelaku usaha agar tepat sasaran,

Maka perlu melakukan identifikasi terhadap para pelaku usaha dibidang kelautan dan perikanan dengan diterbitkannya Kartu Kusuka dengan peraturan menteri kelautan dan perikanan No 39/2017 sebagai landasan hukum pelaksanaan kartu Kusuka baik pusat maupun Daerah.

Yang sebelumnya dari KKP RI juga pernah menerbitkan beberapa kartu identitas profesi untuk masing-masing pelaku usaha para nelayan.

Kartu Kusuka ini berfungsi sebagai identitas profesi pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan, basis data untuk memudahkan perlindungan dan pemberdayaan, pelayanan, dan pembinaan kepada Pelaku Usaha di bidang Kelautan dan Perikanan, dan sarana untuk pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program Kementerian.

Ruang lingkup pelaku usaha kelautan dan perikanan yang berhak mendapatkan kartu Kusuka berbentuk orang perseorangan atau korporasi yang meliputi Nelayan terdiri atas Nelayan kecil, Nelayan tradisional, Nelayan buruh, dan Nelayan pemilik.

Pembudi daya ikan terdiri dari pembudi Dldaya ikan kecil, penggarap lahan, dan pemilik lahan, petambak garam terdiri atas petambak garam kecil, penggarap tambak garam, dan pemilik tambak garam, pengolah ikan, pemasar perikanan serta penyedia jasa pengiriman produk kelautan dan perikanan.(Erwan/red)