Bupati Lampung Timur Tinjau Bantuan Rumah Nelayan

104 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Pembangunan Bantuan Rumah Khusus Nelayan dari Kementerian PUPR yang terletak di Desa Margasari, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Permukiman dan Pertanahan, Datang Cahaya Hartawan dan Camat Labuhan Maringgai, Ismail meninjau lokasi pembangunan tersebut di Kecamatan Labuhan Maringgai, Rabu (10/10/2018).

Saat melakukan peninjauan, Chusnunia mengharapkan bantuan rumah khusus nelayan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi masyarakat sekitar, khususnya masyarakat nelayan.

“Kita seneng banget karena hari ini kita bisa meninjau progres pembangunan, ini dana dari kementrian PUPR untuk warga Lampung Timur khususnya di Desa Marga Sari, untuk nelayan memang sangat dibutuhkan sekali,

” insyallah dengan total senilai 5,2 milyar ini akan segera selesai karena jika kita lihat hari ini hampir selesai pembangunannya mungkin tinggal perapihan saja, ia berharap ini bisa bermanfaat dengan maksimal untuk masyarakat nelayan yang membutuhkan,” ucapnya.

Bantuan rumah khusus nelayan ini dibangun dengan tujuan untuk membantu para nelayan yang berpenghasilan rendah dan belum memiliki rumah yang layak huni. Rumah khusus nelayan dengan model rumah tipe 28 m2 tersebut terdiri dari 2 buah kamar tidur, 1 kamar mandi dan ruang tamu yang telah teraliri listrik dan air.

Kepala Bidang Kawasan Perumahan dan Permukiman Dinas Lingkungan Hidup Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Lampung Timur, Verzanita Hasan menyampaikan bahwa bantuan rumah khusus nelayan ini berasal dari dana APBN melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang dikucurkan melalui SNVT (Satuan kerja Non Vertikal Tertentu) untuk penyediaan rumah di Provinsi Lampung.

Adapun jumlah bantuan rumah khusus nelayan ini berjumlah 50 unit dimana Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam hal ini menyediakan lahan serta membantu dengan pembangunan jalan lingkungan perumahan dan drainase dengan harapan rumah-rumah ini nantinya dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Margasari yang didominasi oleh nelayan.”pungkanya. (erwan/red)