Kabit Dikdas Secepatnya Panggil Kepala Sekolah Dan Oknum Guru Honor SDN 5

103 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Terkait pemberitaan dimedia medinaslampungnews. sebelumnya ada dugaan terlibatnya Oknum Guru Honor SDN 5 Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan menjual buku kepada wali murid kelas 1.

Kabid Dikdas Kabupaten Lampung Selatan Syaifulloh,S.Pd.M.Pd saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan pada wartawan media online. jika benar dugaan ini dilakukan oleh pihak sekolah, jelas jelas sudah menyalahi aturan karena itu milik sekolah dan juga di setiap masing masing sekolah sudah memiliki buku itu, pengadaannya melalui Anggaran Dana Bos,tentunya tidak boleh diperjual belikan apapun judulnya.

“buku inikan sudah ada di masing masing sekolah dimana pengadaannya melalui 20 persen Dana BOS,jika benar benar dugaan ini terjadi maka jelas jelas sudah menyalahi aturan.aturannyakan sudah jelas”ujarnya Selasa (25/9/2018).

Lebih jauh Syaifulloh menyampaikan guna mengetahui kebenarannya pihak sekolah akan kita panggil guna dipertanyakan kebenarannya dan jika benar terjadi akan segera kita tindak lanjuti.

“pihak sekolah akan kita panggil dulu,baik Kepala Sekolah ataupun Guru Honor yang bersangkutan.agar kita tau kebenarannya seperti apa,jika dugaan ini benar terjadi akan kita tindak.” tegasnya.

Sesuai dengan peraturan Kementerian pendidikan dan kebudayaan menegaskan ,praktik jual beli lembar kerja siswa (LKS) yang dilakukan pihak sekolah dan biasanya bekerja sama dengan penerbit atau pihak ketiga lainnya.merupakan pungutan liar (Pungli).pasalnya jual beli LKS telah melanggaran peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 75/2016 tentang komite sekolah pasal 12 ayat 1.

Dalam permen tersebut ditegaskan komite sekolah baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran,bahan ajar,perlengkapan bahan ajar,pakaian seragam atau bahan pakaian seragam disekolah.”pungkasnya (jusman)