Pemkab Lamtim Gelar Festival Lada Hitam

102 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berusaha mengoptimalkan Harga ladah hitam, salah satunya dengan cara menggelar Festival Lada Hitam di Desa Putra Aji II Kecamatan Sukadana. Rabu (05/09/2018).

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Dinas Bantuan Sosial Provinsi Lampung, Desmaniar Romas, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Lampung Timur, M. Yusuf HS, Kepala Dinas Perikanan Lampung Timur M. Faisal, Camat Sukadana, Mursid serta forkopimcam Sukadana.

Pada acara tersebut Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim mencoba menjawab pertanyaan warga terkait harga lada yang sedang tidak bersahabat dengan petani.

“Bapak ibu, jangankan bupati dan gubernur, presiden pun didatangi petani lada jawabannya sama, kita tidak bisa menentukan harga lada. karena harga lada ditentukan oleh pasar, yang bisa kita lakukan adalah mendampingi petani-petani kita supaya tidak parah-parah amat situasinya.

“Bapak ibu, kalau masalah bibit sudah kita anggarkan di anggaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, tapi saya ingin lebih mendalam ternyata usulannya adalah bagaimana supaya petani-petani kita ditambah alat untuk bikin pupuk organik, dan ternyata kita sudah ada maka nanti akan kita berikan satu unit untuk Desa Putra Aji II, nanti akan ditambahi lagi di 2019 ya, “ujar Bupati.

Lebih lanjut Chusnunia menyampaikan bahwa salah satu tujuan diadakannya festival ini ialah untuk menyemangati para petani agar lebih semangat dalam bekerja.

“Saya sebagai Bupati Lampung Timur mengucapkan terima kasih intinya senang dengan festival ini, saking kita ingin menyemangati petani-petani di daerah kita supaya lebih semangat lagi”.

“Kalau nanti ada aspirasi lagi yang berkenaan dengan pertanian silahkan, tapi gak mungkin kalau 100% dituruti dan diwujudkan karena gantian dengan daerah lain,”tuturnya.

Dalam acara yang dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur tersebut juga dilakukan peninjauan stand pameran dan workshop serta dilakukan penyerahan secara simbolis bibit lada kepada kelompok tani setempat.(erwan/red)