Chusnunia Resmi Buka Festival Dayung Way Bungur

103 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Festival Dayung Way Bungur resmi dibuka Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim di Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur,Lampung Timur, Sabtu (11/08/2018).

Dalam acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tarmizi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Junaidi, Asisten Bidang Administrasi Umum, Wan Ruslan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia Nur Syamsu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, David Arisandy, Pabung 0411/LT Mayor Kav Joko Subroto, Para SKP, Forkopimcam Way Bungur serta Camat se-Lampung Timur.

Dengan tema “Menggali Potensi Menjadi Tradisi” tersebut diisi dengan berbagai kegiatan lomba seperti Lomba Dayung, Lomba Hias Perahu, Lomba Mancing Alam, serta Lomba Panjat Pinang.

Pada festival dayung tahun ini peserta lomba terbagi menjadi dua kategori yakni kategori single dan kategori double. Pada kategori single jumlah peserta lomba sebanyak 60 peserta sedangkan pada kategori double jumlah peserta lomba sebanyak 35 peserta.

Selain itu acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seremonial seperti penanaman pohon bungur, tebar benih ikan, bancakan ikan way bunggur, serta diselenggarakannya Way Bungur expo yang diisi dengan kegiatan pembutan perahu, ikan asap.

pada acara tersebut Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga memberikan bantuan berupa handtracktor kepada 486 Gapoktan/Poktan yang ada di seluruh Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya Chusnunia menyampaikan bahwa seluruh festival yang ada di Kabupaten Lampung Timur pada dasarnya mengambil kekayaan lokal, budaya, tradisi dari Lampung Timur itu sendiri. Kemudian dimasukkan dan dirangkum menjadi 101 Festival.

“Chusnunia menjelaskan saat ini tidak hanya Lampung Timur yang sedang menggalakkan sektor wisata, di tingkat provinsi bahkan secara nasionalpun melakukan hal serupa.

“Festival Way Bungur ini sudah dua tahun ini, kita harapkan semakin baik lagi dari waktu ke waktu, bagi Pemda Lampung Timur soal tamu dan wisatawan itu adalah nilai plus, selain membahagiakan tamu dan wisatasan yang paling utama dari setiap festival adalah masyarakat Lampung Timur berbahagia.

Lebih lanjut Chusnunia mengatakan bahwa “Harap dicatat, bahwa festival-festival yang ada di Kabupaten Lampung Timur dengan anggaran yang sedikit dan sederhana tetapi penuh makna dan tidak mengurangi nilai kebersamaan dan kegembiraan yang luar biasa, dan bikin meriah bukanlah anggarannya tetapi kebersamaan seluruh warganya yang mau bergotong royong, itulah wajah aslinya Lampung Timur, wajah-wajah ramah penuh kebersamaan dan penuh kegembiraan,”pungkanya.(erwan/red)