BNN Lampung Timur Adakan Sosialisasi Dampak Narkoba

1019

Lampung (bumi1.com) BNN Lampung Timur adakan sosialisasi penyuluhan kapada masyarakat Braja Harjosari untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya penyalah gunaan narkoba bertempat dibalai desa Braja Harjosari Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur Selasa (24/7/2018).

Dalam acara tersebut dihadiri kasi BNN Lampung Timur Johan Ibrahim beserta staf BNN sebtina absari Dewi, kepala Desa Braja Harjosari Suryanto, pengurus Muhammadiyah, tokoh masyarakat dan tokoh agama

Dalam Mencegah dampak penyalah gunaan narkoba kepada remaja, khususnya pelajar Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan sudah sangat mengkhawatirkan.

Sebab sudah banyak para pelajar menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, pencegahan mulai sejak dini harus dilakukan, Hal itu ditegaskan kasi BNN Lampung Timur Johan Ibrahim.

Kasi BNN Lampung Timur Johan Ibrahim saat memberikan materi penyuluhan dan pencegahan peredaran narkoba di hadapan para tamu undangan serta para perangkat Desa Braja Harjosari yang adir.

Johan menambahkan, saat ini sudah banyak kalangan pelajar terintimidasi kecanduan terhadap penyalahgunaan narkoba. Hingga saat ini obat untuk menyembuhkan orang kecanduan barang haram itu masih belum ada. Cara yang dapat ditempuh hanya dengan rehabilitasi.

“Pintu masuknya pemakaian narkoba dimulai dengan menghisap rokok. Dengan merokok inilah kita bisa terkena pemakaian narkoba. Awalnya mencari tahu, kemudian ingin tahu, ditawari untuk merasakan,selanjutnya ingin merasakan dan akhirnya kecanduan,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi Hari ini di kantor balai desa Braja Harjosari ke masyarakat. “Mudah-mudahan setelah sosialisasi ini anak-anak generasi penerus bangsa bisa mengendalikan diri dari godaan dan bahaya narkoba,” harapnya.

Dalam diskusinya pada masyarakat dihimbau untuk tanya Jawab. Enggar guru SMA Muhammadiyah menjelaskan terkait anak anak sekolah sekarang sudah mulai terkena minuman jenis komik dan lem aibon yang sangat berlebihan dan berdampak pada anak anak sekolah,terus bagai mana cara penangananya, “tuturnya.

kasi BNN Lampung Timur Johan Ibrahim menjawab nanti kita akan terjun langsung kesekolah sekolah yang anak didiknya terkena dampak tersebut,”pungkasnya. (erwan/red)