Guru PAUD Lamtim Lapor Kepolisi

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Endang Irianti Seorang Guru Paud di Taman kanak kanak di Lampung Timur melaporkan peristiwa penganiayaan pada dirinya ke Polsek Gunung Pelindung. Senin (25/06/2018).

Korban Endang Irianti (39) tahun melaporkan SN ke Polsek Gunung Pelindung Lampung Timur setelah dianiaya oleh pelaku

Endang korban pemukulan saat dikonfirmasi melalui telepon menjelaskan kejadian ini berawal pada hari Sabtu (23/06) sekitar pukul 14.00 wib pelaku SN datang ke rumahnya, lantaran suami saya tidak berada dirumah dan korban sedang dalam keadaan sakit maka pintu tidak dibuka dengan tujuan agar SN pulang dan kembali setelah suami korban ada dirumah.

SN tidak terima karena pintu rumah Endang tidak dibuka, lantas mencongkel jendela korban, akhirnya korban yang sedang hamil muda 2 (bulan)  itu bangun dan membuka pintu depan.

“Begitu pintu saya buka pelaku langsung meludahi saya dan menjambak rambut saya. Kemudian pelaku memukul dengan tangan dibagian muka dan kepala hingga saya terjatuh,”Ucapnya Endang.

Kasus penganiayaan ini berawal dari pelaku SN yang hendak meminta uang tabungan sekolah anaknya karena telah lulus dari sekolah TK, namun karena pelaku tidak membawa buku tabungan. korban tidak bisa memberikan uang yang di mintanya harus membawa buku tabungan anaknya tersebut.

Rupanya kesabaran pelaku SN habis lantaran saat berniat mengambil uang tersebut korban tidak memberikan hingga terjadilah penganiayaan yang mengakibatkan korban terluka dan trauma.

Atas tindakan pelaku korban melapor SN ke polisi dengan No LP /73-B/VI/2018/POLDA/RES LAMTIM/SEK LINDUNG tertanggal 23 Juni 2018.

Edi Arsadad Ketua Advokasi Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP)  Lampung menyayangkan peristiwa penganiayaan Guru oleh wali murid . Edi meminta Polisi mengusut kasus tersebut agar jangan sampai terjadi lagi,”Harapnya. (Erwan/red)