Kepala Desa Berharap Jembatan Dan Jalan Rusak Cepat Diperbaiki

1048

Lampung (bumi1.Com) Salah satu warga Desa setempat menandai pohon pisang di tengah jalan Desa Braja Kencana Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur dikarenakan jembatanya ambrol saat dilewati mobil bermuatan berat Senin (9/04/2018)

jalan penghubung dari kecamatan Labuhan Maringgai dan Braja selebah menuju Wayjepra ambrol dan mengakibatkan pengendara mobil susah melewati jalan tersebut. tetapi sampai saat ini belum ada perbaikan dari pemerintahan kabupaten Lampung Timur khususnya dinas PU.

“Selain jembatanya ambrol, jalan sepanjang 2 km yang merupakan penghubung kecamatan Labuhan Maringgai Braja selebah dan menuju kecamatan Wayjepra Kabupaten Lampung Timur provinsi Lampung dalam keadaan rusak dan berlubang cukup dalam.

Padahal jalan tersebut rusak sudah cukup lama.kalau dimusim penghujan seperti bulan ini jalan tersebut seperti kubangan air, tidak kelihatan jalan aspal lagi.

Sumarno warga Desa setempat mengeluhkan jembatan yang ambrol dan jalan rusak tersebut, sudah cukup lama tetapi belum ada perbaikan oleh pemerintah daerah setempat, dan jalan ini sudah 2 tahun ini belom ada perbaikan sama sekali, “ucapnya.

” Ia juga mengharapkan jembatan yang ambrol dan jalan antar kecamatan khususnya Desa braja kencana tersebut agar segera diperbaiki. supaya pengguna jalan nyaman dan tidak takut jatoh kalau dimusim penghujan karena licin dan berlubang cukup dalam bahkan tidak kelihatan jalan tahunnya cuma kubangan air bukan seperti jalan aspal lagi, “pungkasnya

Karena jalan ini ramai dilalui pengguna jalan, seperti anak anak sekolah dan ini merupakan jalan menuju trobosan akses pemda Kabupaten Lampung Timur.

Kepala desa setempat saat dikonfirmasi tentang jembatan yang ambrol di desanya mengatakan, “ia berharap kepada pemerintah kabupaten Lampung Timur melalui Plt Bupati Lampung Timur Jembatan yang ambrol dan jalan yang rusak agar segera diperbaiki.

Mengingat jalan ini sangat ramai dilewati pengguna jalan menuju pemda,anak anak sekolah dan mobil yang bermuatan berat,”ucapnya.

Kerusakan/ambrolnya jembatan itu sudah cukup lama sekitar 6 bulan yang lalu,namun parahnya di bulan ini karena musim penghujan. kerusakan jembatan yang ambrol mencapai 80 persen rusak. untuk saat ini hanya ditimpah pakek batu batu supaya pengendara mobil bisa melewati jalan tersebut,”pungkasnya. (erwan/red)