Warga Desa Bumi Asih Demo Dikantor Kecamatan

103 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Melalui LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia(GMBI). masyarakat Bumi Asih kecamatan Palas kabupaten Lampung Selatan lakukan aksi unjuk rasa di depan kantor kecamatan setempat Senin (2/4/2018).

Aksi demo warga tersebut dengan tujuan  menuntut kepala desa Bumi Asih agar mengundurkan diri dari jabatannya.

“warga berharap, kades harus lengser dari jabatanya karena dianggap kades tersebut diduga tidak transparan mengenai pengelolaan Dana Desa yang seharusnya masyarakat mengetahui program DD maupun ADD.

Menurut Heri ketua GMBI Lampung selatan mengatakan tugas dan fungsinya yang berkaitan dengan DD dan ADD setelah itu pelaksanaanya. sampai di mana dan kenapa warga bumi asih berbondong bondong datang ke seketariat GMBI, bila mana camat ikut serta mengawasi DD yang tadi telah di sampaikan oleh warganya.

“Camat adalah orang tua dari kepala desa,orang tua dari warga palas, di setiap kami turun di lapangan kami selalu di sertai dengan surat kuasa dari warga dan bila mana kami tidak di tanggapi, kami akan menurun kan lebih banyak lagi massa,”katanya.

Menurut rahmat selaku warga mengatakan bahwa dirinya menuntut ketransparanan kepada kepala desa yang hal ini kami menanyakan tentang intensip pamong desa belum di bayar dari 2016-2017 oleh kepala desa setempat. waktu itu pihaknya mendatangi  setelah  mengadu hal ini  kepada LSM GMBI, pihaknya di datangi oleh kepala desa bumi asih sekitar pukul  02.00 malam. dan pihaknya di gertak oleh karnoko kades setempat, ia menuding dirinya kamu harus bertanggung jawab atas aduan ke pihak LSM GMBI, “ungkapnya.

Rikawati camat palas mengatakan bahwa dirinya  melalui rakor se- kecamatan Palas  di setiap bulannya memberikan arahan sesuwai aturan juklisnya dan selalu mengingatkan kepada kepala desa untuk dapat melaksanakan program DD dan ADD terapkan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Untuk tahun 2018 ini pelaksanaan pengawasan seluruhnya dapat memberikan penilaian,”saya berharap untuk kedepannya para kepala desa.

“kami mohon untuk dapat melaksanakan program DD maupun ADD sesuai dengan aturan bupati melalui perbup, dalam hal ini kegiatan fisik kami tidak mau ada kesalahan di kecamatan.

Untuk pelaksanaan pengawasan kami akan maksimalkan lagi dalam pengawasan DD dan ADD akan berkerjasama dengan para babinkamtibmas,danramil dan kami siap mengawasi berjalannya program DD dan ADD selagi kepala desa itu melaksanakan anggar. sebagaimana mestinya agar kepala desa  lebih berhati hati lagi dalam mengelola dana desa.” tegasnya.(jusman)