Kepala Desa Waymuli Timur Adakan Konferensi Pers Terkait Pembritaan

1012 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.Com) Kepala Desa Waymuli Timur kecamatan Rajabasa Lampung Selatan,  Drs.Zamra Ghozali menggelar konfrensi Pers yang dilaksanakan di Balai desa setempat.

Tujuan klarifikasi tersebut, adanya pemberitaan di salah satu media cetak pada Selasa.(20/3/2018)  yang dimana  di anggap memojokan dirinya secara sepihak. Pada konfrensi pers tersebut di hadiri oleh ketua Apdesi Rajabasa Khoiruddin Karya beserta pengurus. sebagai bentuk dukungan moral terhadap sesama kepala desa.

” Zamra memaparkan, Bahwa pelaporan dirinya yang di lakukan oleh beberapa warga yang menganggap dirinya memberikan laporan 16 item kegiatan yang fiktip tidak di kerjakan itu semua tidak benar.”katanya.

Masih dikatakan bahwa data yang mereka pakai bukan Apa yang tertera di dalam APBDes, melainkan data dari RKP (Rencana Kerja pembangunan ),  adapun  RKP tersebut baru rencana bisa di laksanakan bisa juga tidak, karena dalam pelaksanaannya tetap mengacu pada apa yang tertuang di dalam APBdes yang sesuai dengan perbup yang ada, serta menyesuaikan dengan kebutuhan di masyarakat dan di sesuaikan dengan anggaran yang ada.”paparnya.

” Desa yang saya pimpin ini memang berawal dari pemberhentian kadus sampai dengan permasalahan dana desa mungkin mereka yang merasa tidak senang dengan saya dan mereka mencari-cari kesalahan  saya di Way Muli Timur ini atau desa yang saya pimpin ini.”

“Dirinya merasa prihatin atas pemberitaan tersebut,bagi masyarakat yang tidak tau Tentu menganggap bahwa saya sudah menyelewengkan Dana Desa tersebut, padahal mereka yang melaporkan sendiri belum tentu benar benar memahami aturan penggunaan Dana Desa tersebut, jangan sampai pelaporan diri saya ini di landasi kebencian pribadi,”ucap zamra.

Sementara Ketua Apdesi Kecamatan Rajabasa Khoirudin Karya menanggapi permasalahan tersebut mengatakan merasa Prihatin dengan apa yang sedang di alami oleh kades Waymuli Timur saat ini, menurutnya hal semacam ini memang sudah merupakan bagian dari resiko sebuah pekerjaan atau jabatan. maka pihaknya selaku keluarga Apdesi tentunya tidak mungkin acuh tak acuh tak kala ada anggota yang sedang dalam masalah.

“Khoiruddin berharap agar kedepan pihak- pihak baik pelapor maupun pemerintahan desa sendiri tetap kondusif apalagi dalam pemeriksaan ini sudah menjadi ranah Inspektorat, biarlah Inspektorat yang melakukan, hal hal yang berkaitan dengan pemberitaan di harapkan betul- betul berimbang baik di media cetak maupun online.”harapanya.(jusman)