PLT Bupati Lamteng Ingatkan ASN Harus Tetap Semangat Dalam Melaksanakan Program Kerja

108


Lampung (bumi1.com) Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto mempimpin apel bulanan di Lapangan Gunungsugih, kemarin

Dalam kesempatan tersebut, Loekman mengatakan bahwa kondisi yang terjadi di lingkungan Pemkab Lamteng saat ini, jangan sampai mengganggu kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.
“Sebaiknya, hal yang kita alami dijadikan pelajaran bagi semua jajaran ASN dalam melaksanakan tugas, agar sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Loekman di hadapan ASN.

Pihaknya mengingatkan ASN dalam melaksanakan tugas di masing masing SKPD, jangan terpengaruh dengan peristiwa akhir-akhir ini yang terjadi di Pemkab Lamteng.
“Keprihatinan pasti kita alami dan tidak bisa kita pungkiri. Maka itu, saya tekankan agar berhati-hati dalam bekerja. Karena niat baik belum tentu berbuah baik. Dan ini pelajaran bagi kita semua. Kita harus tetap semangat melaksankan program kerja yang telah tertuang dalam anggaran APBD 2018,” tegasnya.

Terkait Pilgub Lampung, Loekman tegaskan agar ASN bersikap netral pada semua pasangan calon. “Saya tidak menginginkan ASN Lamteng bermasalah dengan hukum,” pungkasnya.

Peringatan kepada seluruh ASN itu, diharapkan Loekman bisa ditaati. Pasalnya, dia kini menjadi pengganti kepala pemerintahan di Pemkab Lamteng.“Sejak tanggal 15 Februari sampai 23 Juni 2018,

saya resmi menjadi Plt. Bupati Lampung Tengah karena Pak Mustafa sedang cuti mencalonkan diri di Pilgub Lampung. Jadi saya harap instruksi saya ditaati,” pungkasnya.

Usai pimpin apel, Plt Bupati Loekman memerintahkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah(OPD) mengikuti rapat koordinasi. ”Rapat kita lakukan karena banyak hal yang akan kita benahi dan perbaiki,” tukasnya.
Disinggung siapa pengganti Kadis Bina Marga Lamteng, Taufik Rahman yang kini ditahan KPK lantaran terjerat dugaan suap, Loekman Djoyosoemarto mengaku akan segera mencari penggantinya.
“Soal kekosongan (Kadis Bina Marga), secepatnya akan kita bicarakan bersama Sekda (Adi Erlansyah) dan Inspektur (Muhibatullah) serta unsur Baperjakat lainnya. Memang, kalau kekosongan berlangsung lama, bisa menghambat pembagunan,” imbuh Loekman.

Sementara, terkait dibatalkannya pinjaman Pemkab Lamteng oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), menurut Loekman juga akan dikoreksi lagi dengan memutamakan program yang mendesak. “Pemerintah daerah akan koreksi lagi. Terutama untuk pembangunan. Kita akan manfaatkan anggaran yang ada dengan minamilisir program-program pembangunan. Bisa jadi akan kita kurangi menyesuaikan keuangan yang ada,” tutup Loekman. (LIPSUS/ADV)