Polres Lamsel Gelar Sistem Pengamanan Pilkada

101 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Polres Lampung Selatan gelar sistem pengamanan sispam kota pada Kamis (22/2/2018). kegiatan tersebut merupakan upaya mengantisipasi adanya massa yang tidak terima dan dugaan kecurangan dalam penghitungan suara.

ratusan masa salah satu paslon dalam laga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung mendatangi kantor Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lampung Selatan.

Massa yang menyerbu kantor KPUD tersebut berteriak dan memaksa untuk bertemu dengan Ketua KPUD Lampung Selatan, dengan meneriakan “hitung ulang” .

Polisi yang berjaga di depan KPUD kemudian berusaha menenangkan massa yang datang, namun bukannya tenang, ratusan masa tersebut malah anarkis dan melempari polisi. keributan antara massa dan polisi pun tidak dapat dihindari (simulasi)

Dalam kegiatan tersebut diperankan 425 personil, yang dimana terdiri dari 355 personel Polres Lampung Selatan, 30 personel Kodim 0421 Lampung Selatan, dan 40 Siswa Latja SPN Polda Lampung.

Menurut kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan,SIK,MH “Untuk pengamanan kegiatan pilkada sudah kita lakukan dari jauh hari.Dan kita libatkan seluruh personil,Kalau hari ini kita lakukan sispam kota jadi kalau nanti ada kejadian kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan sesuai SOP yang yang telah ditentukan, kita kerahkan seluruh personil untuk mengamankan pilkada,

” Kita sudah punya tahapan-tahapan dan penentuan TPS jadi kita sudah punya Tps aman,Tps rawan itu sudah ada sudah kita lakukan meping dan lakukan iperisasi dan lakukan juga pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat supaya pilkada ini berjalan dengan aman dan kondusif simulasi tersebut meliputi situasi hijau, kuning, dan merah. “Situasi hijau artinya aman, kuning (siaga), dan situasi merah berarti sampai terjadinya bentrok massa,dan untuk jumlah personil kita turunkan sebanyak-banyaknya. Tapi kita berharap pemilu ini bisa berjalan dengan aman,damai”.jelasnya.(jusman)