Jajaran Team Tekab 308 Polsek Gunung Pelindung Tangkap Pelaku Curas

100 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.Com) Jajaran Team Tekab 308 Polsek gunung pelindung tangkap buronan pelaku curas pada Jumat (16/2/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Warga Kecamatan Melinting ini sempat masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) berupa sepeda motor, pada pertengahan Desember 2017 lalu.

Penangkapan tersangka yang berinisial RO (21) tahun menjadi prestasi tersendiri bagi Kapolsek Gunung Pelindung AKP I Made Sudastra, mengingat ia baru menjabat 10 hari di tempat kerjanya.

“Tersangka kami tangkap di kediamannya tanpa perlawanan. Kami langsung membawanya untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kapolsek Gunung Pelindung AKP I Made Sudastra, mendampingi Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto

Kronologis kejadian pada Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban AD (25) bersama temannya AVM (15), pulang dari berdagang di Desa Adi Rejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.

Ketika korban melintas di jalan raya Desa Pempen, Kecamatan Gunung Pelindung, tiba-tiba muncul dua orang tak dikenal mengendarai Honda Beat warna biru hitam. Korban yang mengendarai Suzuki Shogun terus dipepet dan diminta berhenti.

“Saat itu, korban tidak mau berhenti, bahkan melakukan perlawanan dengan menendang hingga pelaku terjatuh. Namun, dari arah yang sama datang rekan-rekan pelaku berjumlah 2 orang dan balas menendang hingga korban dan rekannya yang giliran terjatuh,” bebernya.

Melihat korbannya tidak berdaya, para pelaku langsung membawa sepeda motor milik korban ke arah Desa Negeri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung. Sementara korban melanjutkan perjalanan pulang ke Desa Pelindung Jaya dengan berjalan kaki.

“Esok harinya, korban membuat laporan polisi yang kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku,” jelasnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit sepeda motor milik korban jenis Suzuki Shogun warna biru hitam berikut STNK. Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk meringkus tersangka lainnya. (erwan/red)