Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Dikeluhkan Petani Padi Desa Toto Harjo

1020

Lampung (bumi1.com)  Padi yang merupakan tanaman pangan paling banyak ditanam oleh masyarakat indonesia. Dalam berbudidaya tanaman tersebut banyak kendala- kendala yang dialami oleh petani pada khususnya.

Adapun kendala yang dialami petani dalam Musim Tanam (MT) salah satunya kelangkaan pupuk, serangan hama, hingga harga beli hasil panen yang rendah.

Hal tersebut terjadi di Desa Toto Harjo, kec Purbolinggo kabupaten Lampung timur. 70% penduduk desa tersebut menggantungkan hidup mata pencaharian dari bertani.

Minggu, (28/01/2018) saat ditemui di kediamannya Mugiyono selaku kepala desa toto harjo mengungkapkan. Bahwa petani di desa Toto Harjo sudah waktunya melakukan pemupukan padi tahap I karena tanaman padi sudah berusia 15 hari. Namun pupuk bersubsidi seperti urea dan NPK Phonska susah didapat yang berdampak pada penundaan waktu pemupukan tahap I yang dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman padi kurang optimal.

Beliau menghimbau agar petani padi menggunakan  pupuk organik agar jika terjadi kelangkaan pupuk, biar tanaman padi tetap tumbuh maksimal.
tak lupa Beliau pun berharap semoga pupuk bersubsidi segera mudah di dapat, agar petani dapat segera melakukan pemupukan supaya pertumbuhan padi dapat optimal.”ungkapnya. (afriansyah)