Warga Nelayan Kuala Penet Padati Acara Ruwat Laut

103 Kali Dilihat

 

Lampung (bumi1.Com) warga nelayan  Margasari dan Sukorahayu kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur berbondong bondong padati acara nadran atau ruwat laut yang dimana dilakukan ditempat pelelangan ikan (TPI) dikuala penet desa Margasari Selasa 26 desember 2017.

Kegiatan yang merupakan agenda tahunan tersebut rutin dilakukan, dan kali ini sudah menginjak ke 38 tahun.

Acara tersebut dilakukan warga, dengan tujuan bentuk rasa syukur para nelayan yang berada di Kuala Penet desa Margasari, supaya berikan selamat dan hasil tangkapan ikan melimpah dengan diadakannya nadran atau ruwat laut tersebut.

Kegiatan larung sesajen dilaut yang berisikan kepala kerbau tersebut disugukan untuk ungkapan rasa syukur para nelayan, supaya pada saat mencari ikan dilaut diberi keselamat dan mendapatkan hasil tangkapan ikan yang melimpah,”ucapnya salah satu warga nelayan setempat kepada wartawan

Ketua panitia penyelenggara kegiatan nadran atau ruwat laut Subagio saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa warga nelayan sangat bersyukur kepada allah swa, nelayan disini mengambil hasil ikan dilaut dan itu sudah kewajiban sebagai nelayan untuk mensyukuri laut kita, contohnya didarat seperti sedekah bumi.

“Ia menambahkan, bahwa kegiatan ruwat laut ini sudah berjalan 38 tahun ini, yang terakhir pelarungan sesajen kelaut tersebut, itu sebagai tanda syukur para nelayan kepada allah swa.”ungkapnya.

Masih dikatakannya, Berharap ditahun depan kegiatan seperti ini akan lebih maju lagi, pada tahun sekarang.”pungkasnya.

Kegiatan nadran atau ruwat laut tersebut didukung oleh warga nelayan dan ini sebagai tradisi budaya yang sudah turun temurun pada Zaman dulu. (erwan /red)