Kades Lagi Asik Bermesraan Digrebek Warganya

103 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com) Kecamatan Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur dihebohkan oleh salah satu kepala Desa (Kades) Braja Gemilang yang tertangkap tangan oleh warganya sendiri pada Rabu malam pukul 01.15 wib. (14/12/2017).

Kepala Desa (Kades) setempat pada saat selingkuh dengan warganya bernama PR (40) tahun diketahui oleh warganya, Paska terjadinya kepada Desa Braja Gemilang ditangkap warganya pada saat berselingkuh dengan warganya.

Bentuk penolakan warga, menolak apabila kepala Desa dilantik dan berharap harus diproses secara hukum, karena kepala Desa sebagai panutan masyarakat yang seharusnya memberikan acuan atau panutan yang bagus kepada masyarakatnya bukan perbuatan seperti ini. “Ucapnya warga yang enggan disebutkan namanya.

Paska kejadian penggrebekan berawal kecurigaan masyarakat pada saat melihat kepala Desa masuk dalam rumah janda pada pukul 01.15 wib dini hari. Pada saat itu juga pintu didobrak oleh warganya ternyata saat dilihat  kepala Desa ada didalam rumah janda tersebut, tetapi sudah selesai melakukan adekan mesra dengan pasangannya. “Jelas warga.

Selanjutnya, saat ini kepala Desa setempat, paska ditangkapnya oleh warga langsung dibawa Kepolsek Braja Selebah, setelah pagi langsung dibawa Kepolres Lamtim.

“Kami berkumpul di balai Desa berkisar 300 san orang dan berharap agar kepala Desa yang menang dalam pemilihan Pilkades jangan dilantik dan harus digugurkan serta diproses secara hukum, “Kata warga dalam orasinya di Aula Balai Desa Braja Gemilang.

Atas kejadian ini kemudian warga memanggil segenap pamong Desa BPD, Sekdes dan tokoh-tokoh masyarakat serta keamanan Polsek Braja Selebah langsung menginterogasi sang kepala Desa agar mengakui perbuatanya.

Saat di tanyak di hadapan para warganya akhirnya Ia mengakui hal tersebut yang telah menjalin hubungan gelap bersama sang janda sudah ke 3 kalinya melakukan hubungan mesum itu. “Ucapnya.

Pada malam itu juga sang kepala Desa di minta pernyataanya secara tertulis untuk mengakui perbuatanya dan mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.

“Kami semua warga di sini benar-benar malu dan meminta kepada pihak berwajib untuk memproses sesuai hukum yang berlaku, meminta pada pihak perangkat Desa segera melaporkan ke Kecamatan dan Dinas PMD agar memberikan sanksi atas prilaku yang memalukan itu. “Pinta warga. (Erwan /red)