Paska Terjadinya Pemberitaan, Calon Kepala Desa Inkamben Bantah

1014 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.Com) Paska terjadinya pemberitaan dimedia online ada salah satu calon kepala desa, didesa mulyosari kecamatan pasir sakti Lampung Timur provinsi Lampung yang membagikan bungkusan plastik berisikan sembako berupa (Beras) 5 kilo gram yang di bagikan oleh Subardan calon kades no urut 2 tersebut pada rabu (29/11) Hal itu membuat resah para kandidad lainnya

Salah satu calon kepala desa Mulyosari Subardan saat dikonfirmasi paska adanya pemberitaan, menepis tudingan adanya money politik dalam pertarungan pemilihan kepala Desa di Mulyosari kecamatan pasir sakti Lampung Timur pada jum,at (1/12/2017)

Subardan menjelaskan bahwa dirinya memberikan beras 5 kilo gram untuk dibagikan kepada warga sebagai sumbangan atau sedekah dan rasa syukur atas berakhirnya masa jabatan yang telah diembannya.

” ia mengatakan lagi pemberian sedekah sebagai rasa syukur atas berakhirnya masa jabatanya , jadi tidak ada embel embel lainnya ” kata Subardan. Tegasnya

Ditambahkan Subardan calon kepala desa, kalau memang ada pelanggaran yang telah dilakukannya silahkan melaporkan kepada pihak yang berwenang.ucapnya kepada bumi1.Com

” Saya sangat menyayangkan adanya isue yang berkembang, dalam pemberian sedekah itu saya tidak menggunakan atribut maupun ajakan. Lalu dimana kesalahannya, kalau memang ada pelanggaran silahkan melaporkan kepada pihak yang berwenang ” pungkasnya.

Sementara itu ditemui setelah selesai acara rapat panitia pemilihan kepala Desa di kecamatan Pasir Sakti. Saiban anggota panwas kecamatan saat dikonfirmasi tentang isue di pemberitaan dimedia online mengatakan bahwa isue yang berkembang dimasyarakat tentang adanya salah satu calon kepala Desa yang tertangkap Tangan menggunakan money politik tidak bisa dibuktikan.

” Kami sudah turun ke lokasi yaitu Dusun 3 Desa Mulyosari, ada temuan pembagian sekantong beras 5 kilo gram dari salah satu bakal calon kades mulyosari, tetapi tidak ditemukan pelanggaran yang menyalahi aturan karena tidak menggunakan atribut maupun obrolan harus coblos nomor urut 2 an, subardan.

Salah satu warga desa mulyosari dusun 3 yang enggan disebutkan namanya mengatakan saya sebagai masyarakat sangat berterima kasih atas pemberian sembako berupa beras 5 kilo gram dan itu tidak ada embel embel di dalam pencalonan kepala desa melainkan sodakoh kepada warga. Ucapnya warga

” kata panwas, sah sah saja seseorang memberikan sedekah kepada warga lainnya, asal tidak ada unsur politik seperti ajakan untuk memilih dan atribut. tegasnya saat memberikan keterangan kepada pers.

Saiban memastikan sebagai anggota Panwas akan memberikan sanksi kepada calo yang melakukan pelanggaran sesuai dengan aturan yang berlaku.(erwan/red)