Paska Adanya Pemberitaan Satu Keluarga keracunan Perwakilan Bulok Dan Ekonomi Turun

101 Kali Dilihat

Lampung (Bumi1.com)  Paska adanya pemberitaan di dusun 1 Rt 3 Desa Karang Anyar Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur yang diduga keracunan makanan satu keluarga Heri pada hari Minggu (08/10) itu, perwakilan bulok dan bidang ekonomi, Kecamatan, Kepala Desa, Kepolisian dan warga sekitar mendatangi kediaman Heri untuk memastikan apakah beras raskin itu beracun atau tidak. Senin (09/10/2017).

Heri korban keracunan pada Minggu sore mengatakan paska adanya pemberitaan banyak pejabat datang dari Kabupaten dan Camat, Kepala Desa dan warga sekitar. Mereka pun tandatangan di atas kertas sebagai dasar kemauan untuk memakan beras raskin yang sudah dimasak di rumah saya.

Menurut Heri, kondisi beras raskin itu sudah tidak butek lagi warnanya. “Tadi siang ada 37 orang yang tandatangan dan memakan nasi beras raskin tanpa lauk yang dimasak di rumah saya serta disaksikan warga sekitar. Hasilnya tidak ada satupun yang keracunan, saya pun heran,”Ucap Heri saat memberikan penjelasan pada Bumi1.com.

Masih kata Heri, tuhan yang maha esa lebih adil karena cuma untuk dirinya saja yang ditimpa musibah. “Ya sudahlah anak saya tidak bisa kembali, semoga diterima di sisi allah SWT. Saya ikhlas,”Bebernya.

Dalam peristiwa itu masih teringat di benah Heri. Sampai hari ini, Heri terlihat lemas dan kedua matanya merasakan sakit bila melihat cahaya yang terang. “Makanya saya memakai kacamata hitam tebal ini karena mataku sakit. Sebab sebelumnya mata saya tidak sakit,”Papar Heri dengan nada sedih.

Sementara Kapolsek Labuhan Maringgai Kompol Effendi Koto saat dikonfirmasi melalui telfon yang diduga korban keracunan beras raskin mengatakan dari hasil mereka dilapangan tadi dari bulok dan bidang ekonomi menyatakan beras raskin tersebut layak dimasak dan dimakan bersama-sama dan dibuktikan bahwa beras tersebut tidak ada sangkut pautnya dari keracunan itu, karena  pihak korban mengakui sebelumnya makan singkong.”Tegas Kapolsek.

Dilain tempat kepala Puskemas Labuhan Maringgai Dr. Budi saat dikonfirmasi melalui telpon membenarkan bahwa keluarga Heri sempat diperiksakan di Puskesmas. Dan Puskesmas sempat memberikan pertolongan kepada keluarga Heri yang diduga keracunan makanan itu, “Ucapnya. (Erwan/red)