Tarikan Dana Hut Ke 42 Desa Bandar Negri Dikeluhkan Masyarakat

102 Kali Dilihat

 

Lampung (BUMI1.COM) Desa Bandar negri Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) desa ke 42, Kemeriahan acara tersebut dimeriahkan  pawai karnaval   Rabu (20/9/2017 ).

Dari pantauan bumi1.com masyarakat Desa bandar negri sangat antusias menyambut karnaval di pinggir jalan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa sorak-sorai ketika karnaval melintas. Kegiatan dimulai dari lapangan desa bandar Negri  kembali lagi menuju lapangan yang pertama star.

Perayaan tersebut semakin meriah dengan para warga yang menjajakan berbagai macam  makanan yang dia jual diacara Hut desa

Ketua panitia pelaksana Hut desa triwahyu saat dikonfirmasi mengatakan, “masyarakat desa bandar negri sangat antusias, untuk jenis perlombaan  aikon karnaval, sepak bola, bola foli, lomba tumpeng dan wayang kulit,” bebernya.

Kemeriahan acara tersebut tak lepas dari partisipasi warga. Salah satu partisipasinya dalam bentuk pendanaan acara, warga bergotong royong memberikan sumbangan agar acara tersebut terlaksana.

Mirisnya, ada sejumlah warga yang keberatan dengan dana iuran per kepala rumah tangga yang seolah-olah dipatok, dengan besaran Rp 200 ribu,- untuk PNS, pedagang Rp 200 ada 300 ribu Rp 30 ribu,- untuk rakyat biasa.

Sedangkan dana yang dibutuhkan di kegiatan HUT Desa bandar negri berjumlah Rp 60 juta, tetapi  yang terkumpul hanya sekitar Rp 59.000 000 juta, jadi kurang Rp 1,000,000,

Ketika ditanya siapa donatur yang memberikan kekurangan dana tersebut, dia menjawab, desa setempat, ucapnya

Terkait penarikan dana HUT Desa bandar negri yang ke 42 tidak ada kendala.cuman ada sebagian masyarakat yang gak bayar, tegasnya

Salah satu warga Dusun 5 yang enggan disebutkan namanya mewakili masyarakat Desa bandar negri saat dimintai keterangan terkait HUT Desa bandar negri yang ke 42 mengatakan mendukung, cuman masalah iuran merasa sangat keberatan dengan penarikan dana tersebut, “Saya selaku masyarakat menengah kebawah sangat merasa keberatan dengan tarikan sebesar itu. apalagi  penarikanya dibarengi dengan Tarikan uang beras raskin,” jelasnya.

Dia berharap di tahun depan tarikanya dikurangi, dan jangan berbarengan dengan Tarikan beras raskin , maunya sendiri sendiri, maunya kalau bisa Tarikanya 25000 atau 20000 karna saya kalangan menengah kebawah tuturnya kepada bumi1.com (erwan/red )