Pemkab Lamtim Meningkatkan Produksi Dan Produktivitas Pertanian

104 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Assisten Kepala Bidang Administrasi Umum, Wan ruslan Abdul Ghani,S.E.,M.Si. mewakili Bupati Lampung Timur, Chusnunia pimpin Monitoring Evaluasi Billing Sistem Pupuk Bersubsidi dan Transaksi Non Tunai Kabupaten Lampung Timur Tahun 2017 di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Jum’at (15/09/2017).

Dalam acara itu dihadiri Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Rosdi,S.H., Plt. Kepala Bagian Perekonomian, Sri Budiati,S.P., Kepala Biro Perekonomian Daerah Provinsi Lampung Ir. Lukmansyah, M.M., dan Direktur Operasional Bank Lampung, Mustofa Endi Hasibuan.

Menurut Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Mujianto, mengatakan untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pertanian itu, posisi pemerintah salah satunya adalah sebagai fasilitator bagi prasarana dan sarana pertanian antara lain melalui subsidi pupuk untuk sektor pertanian yang meliputi Pupuk Urea, NPK, SP36, ZA dan Pupuk Organik.”

“Agar ketersediaan pupuk bagi petani sesuai dengan prinsip 6 (enam) tepat yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu,” tambah mantan Kabag Protokol Setdakab tersebut.
Untuk diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Lampung saat ini telah menerbitkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 99 Tahun 2016 tentang Pola Distribusi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian di Provinsi Lampung dan telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan menerbitkan Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pola Distribusi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam sambutannya Direktur Operasional Bank Lampung, Mustofa Endi Hasibuan dalam hal ini berharap agar masyarakat tani dapat mengoptimalkan layanan Bank Lampung khususnya yang bersifat digital.
“Jadi mobile system kalau saya lihat memang satu program yang bagus guna memudahkan pemerintah daerah dalam mengontrol bahkan memonitoring terhadap bantuan pupuk maupun memudahkan untuk para eksekutor dalam mengontrol kesedian pupuk.”

“pasti mempermudahkan terutama bagi para petani untuk bisa transaksi pembelian pupuk dan ketersediaan pupuk bagi petani sesuai dengan prinsip 6 (enam) tepat yaitu tepat jenis, jumlah, harga, tempat, waktu dan mutu,” ucap Direktur Operasional Bank Lampung itu.

Dalam kesempatan yang sama Wan Abdul Ghani menyampaikan bahwa “Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pola Distribusi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian di Kabupaten Lampung Timur tersebut adalah dimaksudkan untuk mengatur pola penebusan dan pendistribusian pupuk bersubsi di sektor pertanian yang bertujuan untuk menyederhanakan prosedur penebusan dan distribusi pupuk serta menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi di masyarakat melalui penebusan pupuk secara online atau billing system.

“Billing System Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Lampung Timur untuk sementara akan dilaksanakan di Kecamatan Way Bungur mulai Januari 2018. (erwan/red)