Acara Diskusi Nemui Nyimah Dibuka Sekda Lampung Timur Digedung Pusiban

104 Kali Dilihat

Lampung (bumi1.com) Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera membuka acara diskusi Nemui Nyimah di Gedung Pusiban Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Kamis (14/09/2017).

Nemui nyimah sendiri dapat diartikan sebagai suatu sikap pemurah, terbuka tangan, suka memberi dan menerima dalam arti material sesuai dengan kemampuan. Nemui Nyimah juga merupakan ungkapan asas kekeluargaan untuk menciptakan suatu sikap keakraban dan kerukunan serta silaturahmi dalam adat masyarakat Lampung.

Dalam acara nemui Nyimah tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur, Mahmud Yunus, S. KM, M. KM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Permukiman, dan Pertanahan, Datang Cahaya Hartawan, S.H. dan para perwakilan satuan kerja dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Sekda Lampung timur Syahrudin Putera dalam sambutanya mengatakan menerima keluhan dari salah seorang warga desa Kecamatan Marga Tiga yakni Ibu Siti Yulia perihal kondisinya saat ini yang sedang membutuhkan bantuan dana untuk berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

Yang dikatakan oleh Ibu Siti bahwa yang bersangkutan sedang mengalami tumor tulang pada kaki kirinya yang mengakibatkan tidak bisa menggunakan kaki kirinya untuk berjalan.

Selain sedang mengalami tumor tulang, warga Kecamatan Marga Tiga itu juga menuturkan bahwa pada tahun 2009 silam pernah mengalami malpraktek dari salah satu dokter di daerah Sukadana yang mengakibatkan besi yang di tanam pada kakinya saat itu keluar dan membuat kakinya semakin parah.

Kemudian pengobatannya pun ia lanjutkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Namun karena terkendala masalah biaya maka ia menghentikan pengobatan tersebut lima tahun yang lalu.

Dilanjutkan oleh Ibu Siti bahwa ia juga telah mengajukan jaminan kesehatan kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui dinas kesehatan namun masih belum mendapatkan tanggapan.

“Saya juga pernah membuat proposal permohonan bantuan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur untuk mendapatkan biaya rujukan ke Rumas Sakit Cipto Di Jakarta. Tapi tak ada kabar persetujuan rujukan sampai saat ini,” tambahnya.

Mendengar hal itu, Mahmud Yunus mengatakan, “bahwa saya sudah di perintah Bupati Lampung Timur untuk menangani masalah sosial seperti yang dialami oleh Ibu Siti,” ucap Kepala Dinas Sosial itu.

“Jadi itu sudah kita bahas di anggaran, dan Insya Allah nantinya Ibu Siti akan di dampingi oleh tim dari Dinas Kesehatan untuk membuat rujukan dari Rumah Sakit Tipe C yaitu RSUD Sukadana sampai ke Rumah Sakit Tipe A seperti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.”

“Nanti apabila tidak kebagian tempat ini sudah disediakan rumah singgah dan untuk makan yang semua sudah dikoordinir oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan itu pun Syahrudin menguatkan pernyataan bahwahannya tersebut dengan berjanji mengupayakan untuk menanggung segala biaya selama berobat.

“Jadi untuk Ibu Siti jangan khawatir, tadi sudah dibilang oleh Pak Yunus akan segera di bantu oleh Dinas Kesehatan untuk rujukan, dan biaya makan serta tempat tinggal di Rumah Sakit Cipto oleh Dinas Sosial,” ucap Syahrudin tegasnya (Erwan/red)