IWO Indramayu, Perdamaian Rastim Merupakan Inisiatif Pribadi

0
16

Jabar (Bumi1.com) Ikatan Wartawan Online (IWO) Indramayu menyatakan bahwa perdamaian antara wartawan media online kapol.id, Rastim (48 tahun) dengan Sidik pelaksana proyek Irigasi (P3-TGAI) di desa Sumber Mulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, merupakan inisiatif pribadi.

“Secara lembaga, kami belum melakukan pendampingan hukum untuk Rastim. Yang bersangkutan lebih memilih menggunakan jalur internal kapol.id untuk menyelesaikan masalah dengan pelaksana proyek,” Kata Kabid Hukum dan HAM IWO Indramayu, Adi Iwan Mulyawan, S.H pada Rabu (23/09/2020).

Untuk itu, terkait keputusan islah atau perdamaian diantara kedua belah pihak dianggap bukan merupakan tanggung jawab IWO Indramayu secara organisasi.

Seperti diketahui Rastim dan Sidik sepakat untuk berdamai. Laporan Rastim di Polres Indramayu resmi dicabut pada Selasa (22/09/2020).

Kabiro kapol.id Indramayu, Gani Wardhana membenarkan soal pencabutan laporan oleh Rastim. “Ya benar, laporannya sudah dicabut, kami sepakat untuk berdamai,” Katanya.

Gani menjelaskan pilihan untuk berdamai karena Sidik juga mengakui kekhilafannya dan meminta maaf. Sebelumnya, berawal dari pemberitaan terkait adanya pekerjaan proyek Irigasi (P3-TGAI) di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat , salah satu wartawan media online, Rastim (48 tahun) menjadi korban intimidasi.

Ia mendapatkan intimidasi dari oknum pelaksana proyek irigasi, karena dinilai pemberitaannya dianggap menyudutkan. Surat tanda bukti penerimaan laporan dengan nomor : STBL/B/350/IX/2020/SPKT diterima oleh Kanit SPKT II Polres Indramayu, Basuki tertanggal 14 September 2020. (Rls)