SMPN 1 Sribhawono Tempat Rapat Pembahasan Belajar Tatap Muka

0
48

Lampung (Bumi1.com) Kegiatan rapat sosialisasi musyawarah balajar tatap muka yang dipimpin oleh kepala Koordinasi Wilayah (Korwil) Bandar Sribhawono, bertempat di Aula SMPN 1 Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono  Lampung Timur. Kamis (03/09/2020).

Pantauan Bumi1com saat dilokasi rapat sosialisasi musyawarah terlihat jelas semua kepala sekolah dari berbagai elemen bidang pendidikan TK Paud SD dan SMP serta juga tim gugus tugas dari Kecamatan, UPTD Puskesmas Bandar Sribhawono, Danramil Sribhawono dan Staf KUA Bandar Sribhawono juga nampak hadir.

Dalam hal ini, peserta rapat nampak mendengarkan pemaparan dari kepala Korwil Bandar Sribhawono yang membahas tentang belajar mengajar tatap muka disekolah.

Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Bandar Sribhawono Ibrahim mengatakan rapat musyawarah tujuannya diharapkan dengan hasil keputusan rapat bersama, hari ini membahas pelaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Mudah -mudahan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur memfasilitasi untuk kegiatan belajar tatap muka, tetapi kita dengan konsekuensinya harus tetap menerapkan protokol Kesehatan dan apa bila dalam penerapannya ini ternyata tidak bisa ditepati maka dengan sendirinya itu bisa diberhentikan kegiatan belajar tatap muka disekolah.”Kata Ibrahim dalam penjelasanya.

Lanjut Ibrahim, untuk perlengkapanya harus memenuhi standar protokol kesehatan itu ada 3 krakteria yang pertama jaga jarak minimal 1 meter, yang kedua memakai masker dengan benar artinya cara memakai masker mulai dari hidung dan mulut itu harus tertutup,dan yang terakhir cuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir.

Kami selaku kepala Korwil Pendidikan Bandar Sribhawono berpesan kepada kepala sekolah baik TK Paud,SD dan SMP yang ada di kecamatan Bandar Sribhawono. Harus bersama-sama dengan kepala sekolah menjadi tujuan Pemerintah, melalui penerapkan protokol Kesehatan harus diterapkan dengan baik. “Pintanya.

Dengan catatan jika protokol kesehatan ini tidak diterapkan dan dilaksanakan, maka kegiatan belajar mengajar ini dengan tatap muka akan diberhentikan, “Jelasnya.(Roni)