Kadis Pertanian Pangan Hibahkan 271 Hentraktor Untuk Kelompok Tani

Lampung (Bumi1. Com) Dana Aspirasi atau di sebut dana APBD melalui Dinas Pertanian dan Pangan di tahun 2019 sudah menggelontorkan bantuan Hentraktor pada bulan April sejumlah 271 unit di 24 Kecamatan dan sudah diberikan pada kelompok tani secara hibah, hal itu disampaikannya Kadis Pertanian dan Pangan diruang kerjanya, Senin (29/04/2019).

Bantuan Hentraktor yang berjumlah 271 unit itu untuk para petani sudah mulai di bagikan kebeberapa Kecamatan seperti Kecamatan Sekampung Udik yang berbarengan dengan Festival Budaya Tradisional di Taman Purbakala pada Minggu kemarin.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim M. Yusuf HR saat dikonfirmasi terkait pengadaan Hentraktor dengan jumlah 271 unit pada kelompok tani mengatakan bersumbernya dari APBD “dana Aspirasi itu sebenarnya dana APBD, tetapi perencanaan dari kita, cuma awalnya di batasi dengan kebijakan umum anggra (KUA) dan plapon pembiyayaan anggaran sementara (PPAS) memang itu di batasi, jadi kita untuk mengadaan alat alat sebanyak itu kita tentu tidak mampu mengakomodir kebutuhan para petani.

“Nah jadi kebetulan para petani mengajukan dan di respon oleh para Legislatif supaya ada pengadaan anggaran lagi, ahirnya di setujui dan mendapatkan bantuan Hentraktor berjumlah 271 unit untuk di hibahkan pada kelompok tani di 24 Kecamatan pada tahun 2019, untuk pengelolahanya di serahkan sepenuhnya pada kelompok tani, perkecamatan jumlahnya tidak pasti karena tergantung potensi wilayah, kalau luas wilayahnya lebar pasti banyak dapatnya, “ucapnya pada saat memberikan keterangan pada bumi1.com.

Kebetulan kita ini ada program pemerintah pusat yang namanya upsus (Pajale) Padi Jagung dan Kedele, sedangkan untuk saat ini kita fokus ketanaman padi dengan program (LTT) Luas Tambah Tanam. Selain itu Ia berharap pada petani agar tidak terlalu lama membiarkan sawahnya selesai panen agar cepat di garap kembali, untuk kendalanya para petani terkait alat olahan, makanya kita bantu seperti itu dan untuk mempermudah.

Untuk pengambilan Hentraktor murni tidak ada pungutan sama sekali dari Dinas Pertanian, kalaupun ada itu bukan tanggujawab kami, karena bantuan Hentraktor itu sifatnya hibah atau di hibahkan pada kelompok tani, ” kalaupun ada pungutan terkait bantuan Hentraktor pada saat pengambilan itu murni pungli dan melanggar aturan hukum atau delik hukum, ” tegasnya. (Erwan/red)

15 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *