Polres Tanggamus Beri Pengamanan Kantor Pos Untuk Pengambilan BST

0
31

Lampung (Bumi1.com) Dalam rangka penanganan dampak Covid-19, Kementerian Sosial Republik Indonesia langsung menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat Tanggamus.Senin (11/05/2020).

Bantuan berupa uang itu langsung diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu dan yang rentan terkena dampak Covid-19, jumlah sebesarnya Rp.600 ribu yang akan dibagikan selama 3 bulan yaitu untuk bulan April, Mei dan Juni tahun 2020. Penyalurannya melalui PT. Pos Indonesia.

Adapun sumber data yang penerima adalah keluarga dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau Non DTKS yang telah diputuskan melalui musyawarah Pekon/Kelurahan lalu di upload pada sistem informasi kesejahteraan sosial pusat data informasi Kementerian Sosial RI.

Guna menciptakan rasa aman kepada masyarakat yang mengambil bantuan sosial tersebut, Polres Tanggamus menerjunkan puluhan personil untuk mengamankan jalanya penyaluran bantuan.

Hal itu dilakukan Polres Tanggamus sebagai upaya pencegahan kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas pada saat dan setelah penyaluran bantuan sosial tunai kepada warga masyarakat Tanggamus.

Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM mengatakan untuk pengamanan penyaluran bantuan sosial tunai dari Kemensos RI pihaknya menerjunkan setidaknya 80 personil yang dibagi ke beberapa kantor pos yang ada di wilayah hukum Polres Tanggamus.

“Pengamanan ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya tindak kriminalitas baik sebelum, pada saat maupun sesudah proses penyaluran BST, selain itu juga dalam upaya mendukungan kebijakan Pemerintah dalam penanganan dampak virus corona,” Ungkap AKBP Hesmu Baroto.

Dikatakan Kapolres, pihaknya juga telah berkoordinasi baik dengan pemerintah daerah maupun para kepala Kantor Pos tentang teknis penyaluran bantuan, untuk kelancaran dalam proses penyaluran nanti.

Dalam hal ini Kapolres juga berpesan kepada masyarakat agar mengikuti pentunjuk-petunjuk petugas, jangan berdesak-desakan dan tetap terapkan physical distancing serta jangan lupa selalu gunakan masker.

“Bagi masyarakat yang membawa kendaraan untuk mengindari terjadinya kasus pencurian agar selalu waspada dan memarkirkan ditempat-tempat khusus yang telah ditentukan, jangan lupa untuk dikunci stang dan memakai pengaman ganda,”Putupnya. (Rls/Hasbuna)